Muslimina

Sunday, August 31, 2014

Ikan di Laut Gaza Melompat ke Perahu Nelayan Selama Gencatan Senjata



Ikan-ikan di laut Gaza melompat ke perahu nelayan selama gencatan senjata terjadi antara Hamas dan Israel,. Dalam video yang diunggah ComeToTruth ke youtube tanggal 27 Agustus 2014 tampak ikan-ikan pun seolah-olah ingin merasakan kegembiraan warga Gaza dan mereka ingin hanyut didalamnya.

Salah seorang pengguna  youtube pun berkomentar dan terkagum melihat hal ini.

"Subhana Allah. itu adalah keajaiban Allah dan Gaza itu diberkati oleh Tuhan dan mereka buktinya," ungkap Meriem Mazouz.

Klik video berikut ini:

Sebelumnya seperti yang diberitakan bbc.co.uk, gencatan senjata jangka panjang antara Israel dan kelompok-kelompok militan Palestina di Jalur Gaza telah berlaku sejak dicapai kesepakatan di Kairo. Gencatan berlaku sejak pukul 19:00 waktu setempat pada Selasa (26/08). Para pejabat Israel dan Palestina mengukuhkan kesepakatan dicapai dalam perundingan yang ditengahi oleh Mesir.

"Kita berada di sini hari ini untuk menyatakan kemenangan atas perlawanan, kemenangan bagi Gaza atas pertolongan Allah dan ketabahan rakyat kita dan perlawanan mulia," kata Sami Abu Zuhri, juru bicara Hamas, kelompok Palestina yang berkuasa di Jalur Gaza.

Kesepakatan juga meliputi pembukaan pintu-pintu perbatasan Gaza guna memungkinkan pengiriman bahan bangunan dan bantuan.

"Israel menerima prakarsa Mesir bagi gencatan senjata tanpa batas di Gaza," kata seorang pejabat Israel kepada BBC.

Namun gencatan senjata tidak mencakup tuntutan Hamas terkait operasi sebuah pelabuhan, bandar udara, tahanan dan dana. Kedua pihak akan membahas tuntutan masing-masing melalui penengah perundingan, Mesir, dalam waktu satu bulan.(pasberita)

Mantan Menteri Zionis: Keteguhan Perlawanan Membuat Kita Alami Kerugian Besar



Mantan Menteri Kehakiman Zionis Daniel Friedman mengatakan, “Pimpinan militer dan politik di Israel menderita gangguan saat menjelaskan kepada kami bahwa kami mengalami kemenangan besar dan Hamas mengalami pukulan berat.” Dia  menilai hal itu sebagai penafsiran yang terputus dari realitas yang terjadi selama perang.

Seperti dilansir surat kabar Zionis Yedeot Aharonot, Ahad (31/8), Friedman mengatakan, “Hamas tidak hanya bertahan 50 hari saja. Namun terus melancarkan serangan sengit sampai hari terakhir. Bagi kami ini adalah bencana besar dalam perang ini.” Dia mempertanyakan bagaimana mungkin mengklaim bahwa Hamas mengalami gempuran dan mengalami kerugian pada kemampuan tempurnyanya.

Dia menyatakan bahwa Israel mengalami kerugian jauh lebih besar dibandingkan dengan operasi-operasi sebelumnya di Jalur Gaza. Israel mengalami kerugian besar dalam sektor ekonomi yang akan berlangsung lama sampai bisa bangkit lagi.

Dia menambahkan, “Yang jelas, hasil pertempuran agresi Gaza 2008-2009 di masa Ehud Olmert lebih baik dibandingkan dengan hasil perang saat ini.” Dia menyatakan bahwa klaim insfrastruktur Hamas hancur adalah argument yang tidak meyakinkan. Secara bertahap Hamas akan memenuhi gudangnya dengan roket-roket baru. Terowongan-terowongan diledakan dan mungkin Hamas menggalinya lagi. Insfrastruktur Hamas merupakan sumber kekuatannya. Hamas menguasai Gaza dan kekuasaan ini masih di tangannya. (asw/infopalestina.com)

Spirit Zionisme Di Mobil Esemka Jokowi



Kecurigaan para pengamat politik nasional atas jati diri Jokowi mulai muncul saat dia mengesahkan pemakaian logo mobil Esemka karya SMK Negeri 2 Solo. Pada awalnya mobil itu hasil praktek sejumlah siswa EsEmka di bengkel mobil dari Trucuk, Klaten, milik H Sukiyat ini dipasarkan dengan logo Burung Hantu, yang mirip dengan logo Owl (burung hantu) milik logo Bohemian Club (sebuah Club beranggotakan pejabat tinggi AS dan pengusaha kaya AS yang dituding menyembah setan).

Bohemian Club adalah klub swasta; hanya anggota aktif Club (dikenal sebagai "Bohos" atau "Grovers" ) dan tamu-tamu mereka yang bisa mengunjungi Grove (perkemahan).  Tamu-tamu itu diketahui terdiri dari politisi dan tokoh-tokoh dari negara-negara luar AS, terutama selama perkemahan musim panas, jumlah tamu sangat terbatas karena fasilitas yang sempit. Sampai saat ini sudah lebih dari 2.900 anggota dan tamu telah dilaporkan menghadiri perkemahan tahunan.

Perkumpulan eksklusif ini merupakan kelompok penyembah setan. Sebuah ritual pagan yang sangat megah dibuat di Bohemian Grove, Cremation of Care Ceremony (mengorbankan seorang anak dengan cara di bakar hidup-hidup di altar pemujaan), di lakukan secara rutin tiap tahunnya dihadiri oleh Presiden Bush, Bill Clinton, Richard Nixon, Jimmy Carter, Colling Power, Henry Kissinger dan banyak pemimpin terkenal lainnya. Pada upacara ini, mereka menyembah sebuah patung burung hantu (owl) raksasa setinggi 40 kaki.

Ritual Cremation of Care itu dilaksanakan pada hari Sabtu pertama di perkemahan, sebelum makan malam. Ritual dimulai dengan diiringi oleh suatu kelompok pria berjubah merah dengan tutup kepala, beberapa orang menyayikan lagu-lagu penguburan sementara beberapa orang yang lain membawa obor. Juga membawa sebuah peti terbuka berisi tubuh yang di tutup dengan kain tipis dan kayu. Menurut G. William Domhoff, penulis The Bohemian Grove and Other Retreats. Ritual ini memberi simbol bagi semua minat dan penderitaan yang harus ditanggung dalam hidup sehari-hari, sehingga ini perlu dibakar.

Dibentuk tahun 1872 oleh 5 orang Jurnalis Amerika. Club ini terletak 75 mil di luar San Fransisco. Perkumpulan ini mempunyai sebuah tempat untuk berkumpul namanya Bohemian Grove, Grove ini memiliki luas tanah 2700 acres. Motto dari perkumpulan ini adalah Weaving dealing spiders come not here, diambil dari salah satu ungkapan Shakespeare yang berarti, "Tinggalkan dirty business-mu di luar dan jangan dibawa kedalam".

Keterkaitan Bohemian Club dan Freemanson terjadi pada sosok sesembahan mereka. Bohemian menyembah Lilith, dewi iblis Bohemian Grove. Sebaliknya Baphomet, anak dari Lucifer dan Lilith, merupakan dewa iblis Freemansory. Berpijak pada ikatan hubungan tersebut, maka antara Bohemian dan Freemanson memiliki keterkaitan yang sangat erat.

Saat logo burung hantu di hidung mobil EsEmka terungkap sebagai kembaran logo Owl dari persaudaraan penyembah setan Bohemian Club, maka PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) yang didirikan Jokowi kalang kabut mencari logo pengganti. Setelah memakan waktu lumayan lama, maka logo baru mobil EsEmka diperkenalkan. Logo baru itu berbentuk roda bergerigi delapan dengan nama Kiat Esemka di bagian bawah.

Ironisnya EsEmka kembali tersadung permasalahan. Beberapa kolektor logo mempertanyakan kesamaan logo baru EsEmka itu dengan logo Rotary Internasional Club (RIC), yang berbentuk roda bergerigi 24. Persamaan itu menimbulkan pertanyaan besar tentang hubungan antara produksi mobil EsEmka dengan RIC, sebagai organisasi selimut dari Freemason dan Zionis.

Saat logo kedua itu menuai kritikan, maka PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) kembali kalang kabut memeras otak. Mengganti logo Roda Bergerigi yang mempersepsikan pada RIC, yang dikenal sebagai oganisasi onderbouw Freemason dan Zionis.

Kebingungan dan keinginan mengganti logo mobil EsEmka saat terbongkar berkaitan dengan logo-logo organisasi penyembah setan, Freemason dan zionis tersebut, secara tersirat sangat mencurigakan. Mengganti logo tak berarti menyelesaikan masalah, tapi justru menjadi pintu masuk penyelidikan baru. Dan, sejak itu semua perilaku Jokowi yang berkaitan dengan kode-kode organisasi Freemason dan Zionis pun menjadi catatan tersendiri para aktifis anti-zionis. (Tim Sapujagat)

Jokowi Tuntut 200 Juta Masyarakat Indonesia Mengerti Kenapa Dirinya Naikkan Harga BBM



Presiden Terpilih Jokowi, cuek dan tidak ambil pusing apabila ada pro dan kontra terkait kebijakan BBM. Bahkan dirinya menuntut 200 juta masyarakat Indonesia bisa mengerti apa alasan dirinya menaikkan harga BBM.

"Harus ngerti dong, subsidi BBM gede banget lho. (Angaran negara) tahun ini 400-an. Subsidi 433 untuk tahun depan," tegasnya seperti dilansir Okezone.

Sebab menurutnya, setiap kebijakan yang dianggap tidak populer itu pasti mengandung pro dan kontra.

"Ya pasti adalah, kebijakan yang enggak populer itu ada yang pro ada yang kontra," kata Jokowi dalam Sarasehan Nasional Pondok Pesantren Al-Hikam, Depok, Jawa Barat, Sabtu (30/8/2014).

Mantan Wali Kota Solo itu menjelaskan apabila kebijakan kenaikan BBM itu harus dilakukannya, namun tidak serta merta merugikan rakyat. Karena masih ada opsi-opsi yang masih di kalkulasi oleh dirinya.

"Tapi saya enggak mau bicara sekarang yang jelas ada opsi-opsi atau pilihan-pilihan yang harus Kita kalkulasi, atau kita hitung. Jadi buat saya, misalnya itu kita putuskan tidak populer itu risiko (menaikan BBM)," ungkapnya.

Ia mengaku pernyataan soal kenaikan BBM itu karena alasan untuk menekan difisit anggaran negara tahun 2015. "Kan bolak-balik saya sampaikan, bahwa untuk menekan defisit negara di 2015 itu memang jalan satu-satunya disitu," ujarnya. [intriknews]

Ternyata di Indonesia Ada Rumah Ibadah Yahudi Termegah



Menorah yang menjadi simbol Yahudil, berdiri megah setinggi 20 meter di sebuah bukit di Manado, Sulawesi Utara. Di kota ini para penganut agama Yahudi hidup tenang.

Dikutip dari inilah.com, Menorah tersebut berdiri di atas sebuah bukit, dimana bisa terlihat pemandangan ke seluruh kota Manado. Bendera-bendera Israel terlihat hampir dimana-mana. Ada pula sebuah sinagog atau rumah ibadah Yahudi yang dibangun enam tahun lalu.

Tempat itu baru saja direnovasi, termasuk simbol bintang Israel, Star of David, tergambar di langit-langitnya. Semua ini, sebagaimana diberitakan dalam laporan eksklusif New York Times, dibayar oleh pemerintah daerah.

Pemerintahan Minahasa Utara, wilayah mayoritas Kristen, adalah pendiri menorah yang dibangun pada 2009 itu. Menurut Kepala Dinas Pariwisata setempat, Margarita Rumokoy, seperti dilaporkan New York Times, menorah itu menelan biaya hingga US$150 ribu atau sekitar Rp1,3 miliar.

Seorang pejabat setempat, Denny Wowiling, mengaku inspirasi menorah itu datang setelah ia melihat menorah di depan gedung parlemen Israel, Knesset. Ia berharap menorah itu bisa menarik turis dan pebisnis Eropa. "Juga untuk masyarakat Yahudi, agar bisa melihat simbol suci di luar negara mereka."

Manado dikenal sebagai kota yang mayoritas penduduknya Kristen. Kelompok-kelompok Kristen evangelical dan karismatik bermukim dengan nyamannya di ibukota Provinsi Sulawesi Utara ini.

Namun, sentimen Yahudi yang diwariskan oleh penjajah Belanda, beberapa waktu belakangan ini kembali menguat. Dengan restu pemda, komunitas ini mulai menyiapkan tempat khusus untuk mereka.

Sinagog yang terletak di luar Manado, didirikan oleh penduduk setempat yang baru sedikit mempelajari Judaisme. Kini, jamaahnya sudah mencapai 10 orang dan menjadi salah satu sinagog yang bertahan sejak lama.

Mereka mempertebal ilmu dengan berinternet, seringkali bercanda dan mengatakannya, “Bertanya pada Rabbi Google.” Taurat, kitab Yahudi, dikumpulkan dengan cara mencetak lembar demi lembar dari internet. Situs YouTube juga sering menjadi rujukan untuk ritual-ritual Yahudi.

“Kami hanya ingin menjadi Yahudi yang baik,” ujar Toar Palilingan (27), yang sering memakai jas hitam dan topi lebar, khas gaya ultra-ortodoks.

“Tapi jika dibandingkan dengan Yahudi di Jerusalem atau Brooklyn (New York), kami belum seperti mereka,” tutur pria yang juga dikenal sebagai Yaakov Baruch ini. [mah/inilah]

Warga Gaza: Kami Lepas Arwah Para Syuhada, Tapi Takkan Lepas Senjata



Mengisolasi perlawanan dan menjauhkannya dari dukungan rakyat, menjadi target penjajah zionis, bukan hanya pada agresi militer terakhir ke Gaza, melainkan di sepanjang sejarah pertikaian Palestina-zionis, sejak awal penjajahan terhadap Palestina.

Namun karakter rakyat Palestina di sepanjang sejarah perjuangannya lebih percaya dan terus memberikan dukungan bagi perlawanan Palestina.

Melucuti Senjata Perlawanan

Kalimat di atas menjadi judul utama di sejumlah media yang tak dihiraukan warga Gaza.

Selama agresi terakhir, seorang warga yang rumahnya digempur zionis, tetap mengatakan, “Saya bersama perlawanan.” Bahkan setelah anak-anaknya gugur, seorang warga mengatakan, “Allah selalu bersama perlawanan, dan saya bersama mereka, teruslah gempur penjajah zionis.”

Kondisi seperti ini hadir di lapangan, dan rakyat terus mendukung perlawanan dan menolak perlucutan senjata perlawanan.

Senjata Berbanding Arwah

Seorang warga, Samih Riyadh (32) menganggap senjata perlawanan seperti ruh bagi bangsa ini. Kepada koresponden Pusat Informasi Palestina ia menyatakan, “Senjata seperti ruh bangsa Palestina, siapa yang hendak melucuti senjata kami, maka ia ingin mencabut nyawa kami, karena itu kami akan memeranginya.”

Pejuang Perlawanan Anak-anak Kami

Seorang warga, Haji Abu Muhammad Hijazi (53) mengatakan, perlawanan merupakan kehormatan dan kemuliaan kami. Senjata perlawanan yang sederhana hanya kami gunakan untuk membela tanah air kami. Karena itu senjata tak mungkin dilepaskan, untuk membela anak-anak dan warga sipil dari serangan penjajah zionis.

Para pejuang perlawanan merupakan anak-anak kami, tegas Haji Muhammad Hijazi.

Seorang pemuda, Mazen Ashqar (30) menyebutkan, perlucutan senjata perlawanan tak mungkin dilakukan, sebab penjajah zionis tak mengenal selain bahasa kekuatan. Karenanya tak mungkin kita menyerahkan senjata dengan cara apapun.

Mimpi Netanyahu

Seorang pemuda, Mushtafa Hulwu menganggap perlucutan senjata perlawanan, merupakan garis merah yang tak boleh dilewati, meski hanya sebagai wacana.

Rekannya, Isa as-Syanti menyatakan, wacana perlucutan senjata tak hanya sekedar mimpi Netanyahu dan pemerintahannya. Ia menyerukan kepada segenap media untuk menyebarkan kepada dunia bahwa rakyat Palestina tak mungkin melepaskan senjata perlawanan. (qm/infopalestina.com)

Nah Loh, Nilep Minyak, SPBU Milik Puan Maharrani Disegel



Sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik Puan Maharani, puteri mantan Presiden Megawati Soekarnoputri, yang terletak di Jalan Pluit Raya Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara disegel oleh Bidang Metrologi Pemda DKI Jakarta. Penyegelan dilakukan setelah tim terpadu yang terdiri dari Pertamina, Bidang Metrologi Pemda DKI Jakarta dan Kementerian ESDM melakukan sidak ke SPBU bernomor 34-0106 dan menemukan adanya pelanggaran toleransi pada mesin pompa bahan bakar.

"Setelah kami teliti, SPBU ini melakukan pelanggaran toleransi kesalahan pada mesin pompa. Untuk itu besok kami akan menyegel," kata Almon Daniel, petugas Bidang Metrologi Pemda DKI Jakarta kepada wartawan saat meninjau SPBU, Selasa (22/3/2005).

Dalam penyelidikan, SPBU tersebut milik putri mantan Presiden Megawati Soekarnoputri, yakni Puan Maharani. Di SPBU tersebut seharusnya toleransi kesalahan hanya 0,05 persen. Sehingga dalam sepuluh liter batas tolerasi kurang dari 5 ml. Sedangkan di pom bensin itu, per 10 liter, kurangnya 0,5 liter. Dan per 20 liter, kurangnya 1 liter. Lebih lanjut Almon menyatakan bahwa hak atas penyegelan SPBU ada pada Meteorologi Pemda DKI Jakarta.

"Namun karena hari ini Metrologi tidak siap, karena ini acara Pertamina dan kami dikonfirmasi melalui telepon. Penyegelan akan dilakukan besok. Hari ini transaksi dihentikan, penyegelan dilakukan besok," kata Almon.

Sementara Humas Pertamina Alwi Adil mengatakan, Pertamina akan menyetop suplai dalam waktu yang ditentukan dalam peraturan. Prosedurnya, diadakan perhitungan ulang oleh Bidang Metrologi, lantas penyetopan dilakukan seterusnya oleh Pertamina. Sementara itu, Kepala Unit SPBU, Sarko, mengaku kesalahan tersebut adalah kesalahan taknis.
"Mungkin ini mesin pompa bensin sudah berumur 4 tahun," tambahya.

Ia mengaku tak sengaja melakukan kecurangan di SPBU tersebut. Dalam sidak juga tertangkap pembelian premium yang dilakukan sebuah perusahaan. Pembelian menggunakan mobil pick up terbuka di belakangnya ada drum. Menurut Alwi, hal tersebut diizinkan jika ada perjanjian antara perusahaan dan SPBU dan pembelian dibatasi 200 liter perhari. Dan setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata pembelian tersebut ada izinnya.

(dtk)

Sopir Taksi Muslim Inggris Selamatkan 1 Keluarga dari Kebakaran



Seorang sopir taksi Muslim warga negara Inggris telah mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan satu keluarga Belgia beranggotakan enam orang dari kebakaran, saat orang-orang lain hanya berdiri untuk merekam insiden mengerikan tersebut.

“Ada teriakan dan seorang bayi yang mungkin berusia tiga atau empat bulan. Beberapa orang hanya merekamnya,” kata Ronnie Rahman (29 tahun) kepada media Tottenham dan Wood Green, Sabtu (30/8).

“Saya tidak tahu harus berkata apa. Saya benar-benar terkejut mendapati bahwa semua orang malah merekam, bukannya membantu. Itu membuat saya menyadari betapa bodoh kita telah menjadi,” tambahnya.

“Saya punya keponakan dan itu sebabnya saya sangat khawatir, bagaimana jika itu terjadi di rumah saya?” tanya Rahman secara retorik.

Rahman sedang duduk di taksi ketika ia mendengar jeritan dari lorong lantai dasar sebuah rumah di atas toko perlengkapan dapur Fredericks di Jalan Raya Tottenham Wood Green.

Penasaran untuk melihat apa yang terjadi, ia terkejut melihat seorang bayi, seorang anak dan empat orang dewasa berteriak sementara orang yang lewat hanya berdiri untuk merekam insiden mengerikan tersebut.

Rahman lantas menelepon polisi dengan satu tangan dan memanjat tangga untuk menyelamatkan keluarga tersebut dengan tangan yang satunya.

Berkat tindakan cepatnya, semua anak-anak dan orang dewasa berhasil diselamatkan tanpa mengalami cedera apapun.(antiliberalnews)

Astaghfirullah. Paranormal Diusulkan Masuk Kabinet Jokowi -JK



Sejumlah nama bakal kandidat calon menteri kabinet pemerintahan Jokowi-JK, mulai diusulkan. Baik baik dari kalangan politisi, profesional, bahkan dari kalangan paranormal.

Center for Local Government Reform (CELGOR), Jaringan Orang Kreatif untuk Reformasi Indonesia (JOKER Indonesia) dan Guru Sahabat Jokowi mengusulkan beberapa nama.

Diantar nama yang diusulkan antara lain; Ketua Fraksi PDIP Puan Maharani. Putri Ketua Umum DPP PDIP ini diusulkan menjadi Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra).

"Kita usulkan nama Mbak Puan, Suryo dan Mbah Roso. Mereka cukup pengalaman di bidangnya masing-masing," kata Koordinator Joker, Budi Mulyawan Sabtu (30/8/2014).

Dari kalangan profesional, muncul nama RM Suryo Atmanto, sebagai calon kandidat Menteri ‎Informasi dan Komunikasi. Suryo adalah lulusan University of Berkley, Michigan, Amerika Serikat.

Sebelumnya pernah bekerja di Astra Graphia, Zyrex, Wearness dan mengelola sejumlah lembaga pendidikan Islam dan pondok pesantren.

Nama Imam Suroso, salah seorang paranormal juga muncul. Mbah Roso, diusulkan sebagai Menteri Tenaga Kerja. Mbah Roso adalah lulusan pasca sarjana (S2) Sekolah Tinggi Manajemen Indonesia (IMMI), masih tercatat sebagai anggota Fraksi PDIP di Komisi IX DPR RI, membidangi masalah kesehatan dan tenaga kerja.

Tema Ospek 'Tuhan Membusuk' Fakultas Ushuluddin & Filsafat UIN Surabaya Sebarkan Kemusyrikan Besar



“Tuhan Membusuk; Rekonstruksi Fundamentalisme Menuju Islam Kosmopolitan”merupakan tema Orientasi Cinta Akademik dan Almamater 14 (OSCAAR), yang digelar oleh Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Sunan Ampel, Surabaya. Terang saja tema ini menimbulkan reaksi menolakan dari elemen umat Islam.

Menurut Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Persis Garut Dr. Tiar Anwar Bachtiar, M.Hum, alasan tentang penjelasan tema “Tuhan Membusuk; Rekonstruksi Fundamentalisme Menuju Islam Kosmopolitan” ini sangat mudah untuk ditebak.

“Ungkapan ini copy paste dari ungkapan atheis Jerman Friedrich Nietzhe yang mengatakan TUHAN SUDAH MATI” katanya kepada voa-islam.com, melalui pesan WhatsUp, Ahad, 31 Agustus 2014.
“Apapun alasannya, ini sudah jelas mengarah pada atheisme” tambah pria yang juga Ketua Umum Pemuda Persis.

Apalagi lanjut Dr. Tiar, kalau memperhatikan pengakuan dari (salah seorang panitianya –red.) Imam Syathiby berikut ini di Facebook nya ketika ditanya oleh temannya maksud dari kata “Tuhan Membusuk” Imam Syathiby menulis: “Karena eksistensinya diragukan sama sebagian orang yang sudah tidak percaya lagi pada Tuhan”.
“Kalau itu alasannya Tuhannya didefinisikan seperti Tuhan dalam mitologi Yunani yang kalau tidak disembah lama-lama mati (membusuk). Jadi Tuhan akan menurunkan azab supaya dia disembah dan tidak jadi mati. Tapi ujungnya kalau mengikuti pikiran Nietzhe, Tuhan seperti ini memang tidak layak disembah dan agama menjadi tidak penting,” paparnya.

Dr. Tiar, kemudian menuturkan selain atheis, ungkapan “Tuhan Membusuk” (dan penjelasannya –red.) juga berisi kemusyrikan besar. Ketika ditanya mengapa alasannya disebut kemusyrikan besar, Dr. Tiar menjawab.

“Menyamakan konsep Allah (Tuhan) dalam Islam dengan Tuhannya Yunani yang bisa mati dan busuk, jelas itu bukan keyakinan Islam, tapi keyakinan tuhannya Yunani. Dalam Islam Tuhan (Allah) itu tidak mati dan tidak butuh terhadap ibadah hamba-hambanya” pungkasnya.
[syahid/voa-islam.com]


 
".